ANALISIS SISTEM PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI COVID-19 TERHADAP MINAT BELAJAR MAHASISWA PGSD
Keywords:
minat belajar, pembelajaran daring, covid-19, KDMSDAbstract
Pembelajaran secara daring dianggap menjadi solusi terbaik terhadap kegiatan pembelajaran di tengah pandemi Covid-19. Meski telah disepakati, namun pembelajaran tersebut menimbulkan banyak kontroversi bagi dosen dan mahasiswa. Pembelajaran daring hanya efektif untuk penugasan sedangkan dalam memahami materi pembelajaran secara daring dinilai sulit bagi mahasiswa. Tidak semua mahasiswa memiliki fasilitas yang menunjang dalam kegiatan pembelajaran daring. Hambatan lainnya seperti perangkat yang tidak mendukung, koneksi internet yang tidak memadai, dan kuota internet yang mahal menjadi penghambat pembelajaran daring. Media pembelajaran berbasis multimedia interaktif atau berbasis daring memberikan pengaruh positif terhadap pembentukan minat belajar mahasiswa. Model pembelajaran atau pendekatan ini juga perlu dirancang dengan baik agar pengalaman belajar peserta didik itu berkesan dan juga dapat mencapai tujuan pembelajaran. Minat belajar adalah salah satu faktor yang sangat penting untuk keberhasilan belajar yang dimiliki mahasiswa, minat belajar muncul dari dalam diri mahasiswa itu sendiri dan juga dari factor luar misalnya bagaimana cara dosen tersebut mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi dan gambaran mengenai minat belajar mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Lokasi dan Waktu Penelitian Pengambilan data dilaksanakan di Berastagi, Kab. Karo yang dilaksanakan secara daring dan luring. Waktu pengambilan data adalah setelah pelaksanaan UAS Semester Genap tahun Akademik 2020/2021 di Universitas Quality Berastagi Program Studi PGSD dengan sampel 60 mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil angket pembelajaran berbasis daring yang diberikan kepada 60 responden dengan nilai mean 89,85 kemudian nilai mediannya adalah 92 dan nilai modusnya adalah 94. Kemudian dilihat hasil analisis statistic yang mengacu pada standar deviasi sebesar 57,9275 untuk pembelajaran daring yang dilakukan mahasiswa pada matakuliah konsep dasar matemtika sd dengan nilai rata-rata berada pada kategori baik atau dengan kata lain pembelajaran berbasis daring matakuliah konsep dasar matematika sd pada mahasiswa prodi PGSD Universitas Quality Berastagi berada pada kategori baik. Serta berdasarkan hasil wawancara mengenai kelebihan dan kekurangan pembelajaran daring oleh responden ada 10% responden menginginkan pembelajaran tetap dilakukan secara daring dan 90% responden memilih untuk pembelajaran luring. Adapun hasilpenelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan dan pemahaman mengenai minat belajar mahasiswa PGSD terhadap pembelajaran daring untuk matakuliah Konsep Dasar Matematika SD (KDMSD) di masa pandemi covid-19 bagi para pembaca atau peneliti lain.